Belum lama ini, sepakbola dunia kembali berduka. Seorang pemian bernama Cheick Tiote meninggal dunia saat menjalani sesi latihan bersama Beijing Enterprises Group FC. Di usianya yang baru menginjak 30 tahun.

Standar keselamatan pemain sepakbola
Standar keselamatan pemain sepakbola

Mantan gelandang Newcastle United itu sempat terlebih dahulu tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun sayangnya, nyawanya tidak tertolong.

Kasus serupa juga pernah terjadi di sepakbola Indonesia. Pada tahun 2014 lalu, pesepakbola bernama Akli Fairus dinyatakan meninggal dunia, setelah sebelumnya berbenturan dengan penjaga gawang PSAP Sigli, Agus Rochman. Dalam laga Divisi Utama Liga Indonesia.

Akli langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sayangnya, setelah enam hari dirawat, pemain Persiraja Banda Aceh yang masih berusia 27 tahun itu, menghembuskan napas terakhirnya di tempat pengobatan tersebut.

Standar Ideal Keselamatan Pemain Sepakbola

Sepakbola merupakan jenis olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik tubuh yang tidak jarang bahkan hingga mencapai batas kapasitas dari kemampuan tubuh itu sendiri. Dalam satu pertandingan, tidak jarang kedua kesebelasan tim saling bekerja keras demi meraih kemenangan. Sehingga benturan-benturan antar pemain tidak dapat terhindarkan.

FIFA Medical Emergency Bag
Peralatan yang terdapat di FIFA Medical Emergency Bag

Akan tetapi yang jadi permasalahannya adalah mengenai sejumlah alat pengaman yang diperbolehkan para pemain mengenakannya tidak menjamin 100 persen keselamatan. Alat-alat yang dikenakan pesepakbola dapat dibilang hanya dapat melindungi sebagian kecil dari tubuh.

Untuk menghindari hal-hal yang tentu tidak di inginkan terjadi. FIFA selaku induk sepakbola dunia lantas membuat standar medis yang wajib disediakan dalam setiap laga sepakbola. Pertama adalah standar medis untuk tenaga kesehatan, baik itu yang telah disiapkan oleh masing-masing tim maupun oleh pelaksana laga tersebut.

Pada dasarnya, setiap tim kesebelasan telah diwajibkan memiliki tenaga medis. Berupa, seorang fisioterapis dan dokter dengan standar yang telah ditentukan oleh pihak FIFA. Tim medis yang berada di lapangan, tentunya sudah memiliki sertifikat pelatihan penanganan medis sepakbola dari organisasi tertinggi dunia, yakni FIFA. Atau dari asosiasi sepakbola negara yang bersangkutan.

Sangat penting untuk diketahui, bahwa tim medis merupakan satu-satunya orang yang memiliki hak dalam melakukan sebuah penanganan medis bagi seorang pemain ataupun ofisial yang mengalami gangguan kesehatan maupun cedera.

Dari segi peralatan, FIFA juga telah mengatur berbagai alat yang harus disiapkan oleh tim medis. Semua peralatan dimasukkan ke dalam satu tas yang disebut dengan FIFA Medical Emergency Bag atau FMEB. Peralatan wajib yang tersedia di dalam tas ini diantaranya ventilation bag, alat infus, blood pressure monitor dan lain sebagainya.

Di dalam sebuah stadion, juga diwajibkan tersedia suatu ruangan khusus untuk menjadi tempat penanganan medis. Selain itu, ambulans wajib selalu siap untuk mengantarkan pemain maupun ofisial yang mengalami cedera ke rumah sakit terdekat.

Peraturan Yang Kerapkali Diabaikan

Pencegahan lainnya yang dapat dilakukan oleh pihak FIFA demi menghindari berbagai kejadian yang berbahaya yakni dengan membuat peraturan. Pada dasarnya, sebuah peraturan FIFA yang dikenal dengan sebutan law of the game dibuat untuk membuat hasil laga menjadi adil bagi kedua kesebelasan yang sedang bertanding.

FIFA
FIFA membuat peraturan demi menghindarkan dari berbagai hal berbahaya

Akan tetapi, tujuan lain yang tentu tidak kalah pentingnya adalah untuk mencegah berbagai tindakan berlebihan yang tentu saja dapat membahayakan pemain lainnya. Oleh sebab itu, FIFA telah menetapkan sejumlah tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran ringan, pelanggaran berat, hingga larangan bertanding maupun larangan lainnya.

Peraturan yang telah ditetapkan oleh FIFA, kemudian selalu mengalami evaluasi. Dengan tujuan utamanya adalah keselamatan para pemain itu sendiri.

Standar Keselamatan Dalam Dunia Sepakbola