Mantan punggawa Newcastle United, Cheick Tiote dinyatakan meninggal dunia pada hari Senin (05/06). Setelah sebelumnya, dirinya mengalami kolaps atau juga bisa berarti pingsan. Dalam sesi latihan bersama tim yang saat ini Ia bela, Beijing Enterprises. Padahal, usianya baru menginjak ke 30 tahun.

Cheick Tiote
Cheick Tiote meninggal dunia

Pemain berkebangsaan Pantai Gading merumput di League One Tiongkok, yang merupakan kasta kedua kompetisi antarklub di Negeri Tirai Bambu. Sejak bulan Februari lalui, setelah di transfer dari Newcastle ke Beijing.

Pada saat menjalani sesi latihan, Tiote secara mendadak pingsan. Sehingga yang bersangkutan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Akan tetapi, Ia tidak kunjung membaik. Dan pada akhirnya, pihak medis menyatakan bahwa Ia meninggal dunia.

“Pada sekitar pukul 18:00 pada tanggal 5 Juni, Tn. Cheick Tiote pada saat latihan tiba-tiba jatuh pingsan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun sayangnya, satu jam kemudian, Ia menghembuskan nafas terakhirnya. Kami telah menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan kerabatnya,”

“Setelah bergabung bersama Beijing Enterprises Group FC pada tanggal 5 Februari 2017 lalu. Tn. Tiote telah memberikan kontribusi yang besar bagi klub. Ia juga juga mendapatkan pujian dari staf maupun pelatih dan para rekan-rekannya satu tim. Berkat profesionalismenya dan kehebatannya di atas lapangan yang begitu luar biasa,”

“Kami tentu mengekspresikan perasaan dukacita sedalam-dalamnya untuk meninggalnya Tn. Tiote,” demikian pernyataan resmi dari pihak Beijing.

Perjalanan Singkat Karir Cheick Tiote

Nama Cheick Tiote mulai dikenal oleh para penggemar sepakbola, ketika dirinya berseragam Newcastle United. Bersama tim berjuluk The Magpies, pemain berkebangsaan Pantai Gading itu telah mencatatkan 156 penampilan di semua ajang kompetisi. Pencapaian itu diperoleh dalam kurung waktu 2010 hingga 2016.

Cheick Tiote
Karir Cheick Tiote bersinar ketika berseragam Newcaslte selama enam musim

Di Newcastle United, Tiote menjadi salah satu pemain yang digemari oleh para supporter The Magpies. Pasalnya, pemain yang harus menghembuskan nafas terakhirnya di usia 30 tahun itu dikenal lantaran keloyalannya kepada klub.

Tidak hanya itu, para fans Newcastle juga menyukai Tiote, karena gaya bermainnya yang begitu agresif sebagai gelandang bertahan dalam menghentikan permainan lawan. Begitu juga termasuk untuk mantan pelatih Newcastle seperti Steve McClaren dan Alan Pardew.

Salah satu momen yang selalu di ingat oleh para fans The Toon Army mengenai Tiote. Adalah ketika dirinya menjadi aktor penyelamat kekalahan timnya atas Arsenal pada tahun 2011. Dimana, Tiote melesakkan tendangan voli dari luar kotak penalti di menit-menit akhir, yang membuat skor menjadi imbang 4-4.

Akan tetapi, pada musim 2016/17, Tiote harus tersingkir dari skuat tim. Ketika Newcastle berada ditangan kepelatihan Rafa Benitez dalam kancah kompetisi divisi Championship. Karenanya, dirinya memutuskan untuk menerima tawaran dari Beijing Enterprises pada bulan Februari lalu.

Selama empat bulan berkarir di Negeri Tiongkok, Tiote kembali bersinar dan menjadi pemain penting di skuat Beijing Enterprises. Tercatat, Ia sudah bermain sebanyak 11 laga. Dan pertandingan terakhir yang Ia mainkan ketika melawan BD Yingli Yiton pada akhir pekan lalu. Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan 4-2.

Demba Ba Sampaikan Dukacita Atas Kematian Cheick Tiote

Kematian Cheick Tiote lantas membuat dunia sepakbola berduka. Sejumlah kalangan tidak luput menyampaikan rasa dukacita atas kepergiaan pemain asal Pantai Gading itu.

Cheick Tiote
Demba sampaikan rasa belasungkawa atas kematian Cheick Tiote

Seperti salah satunya mantan rekan setim Tiote ketika berseragam Newcastle United, Demba Ba. Penyerang yang kini membela Besiktas itu menyampaikan perasaan duka melalui akun Twitter resmi miliknya.

“Semoga Allah swt memberikan surga untukmu wahai saudaraku, Tiote,” ujar Demba Ba.

Akibat Kolaps, Cheick Tiote Dinyatakan Meninggal Dunia
Tagged on: